Bongkahan batu dan lumpur yang semula menggunduk di beberapa titik tanah longsor telah diratakan menggunakan alat berat sejak Selasa (6/4). Batu-batu besar yang semula menutup akses jalan juga telah disingkirkan oleh petugas.
Area kunjungan Presiden telah disterilkan oleh personel gabungan dari TNI dan Polri bersenjata lengkap mulai dari Jalan Kampung Lamanele hingga ke lokasi bencana.
Sejumlah wartawan yang hadir meliput kegiatan pun dibatasi ruang geraknya. “Beberapa spot sudah kita siapkan untuk area peliputan tv. Hanya satu perwakilan dari perusahaan media saja yang ada di spot itu, sisanya akan kita tayangkan melalui kanal media sosial Sekretariat Presiden,” kata petugas berseragam Satpres.
Sejumlah pejabat daerah dari lingkup Pemerintah Kabupaten Flores Timur tampak hadir di lokasi, di antaranya Bupati Flores Timur, Antonius Hubertus Gege Hadjon dan Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli beserta jajaran.
Selain itu juga tampak Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati dan jajajaran.
Perwakilan dari staf Kementerian Sosial juga tampak di Posko Terpadu Bantuan Kemanusiaan di sekitar lokasi kedatangan Presiden.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Posko Terpadu Ile Boleng, jumlah korban yang tewas serta telah ditemukan berjumlah 55 jenazah, sementara satu orang lainnya masih dalam pencarian.
Rencananya Presiden Joko Widodo akan mendarat di Desa Lamanele sekitar pukul 14.00 WIB di Lamanele menggunakan pesawat helikopter. (ant)
Editor: Erna Djedi







