WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Atas nama Menteri Dalam Negeri, Penjabat Gubernur Kalsel, Safrizal ZA melantik dua penjabat kepala daerah yakni Pj Wali Kota BanjarmasIn, Ahmad  Fiddayeen dan Pj Bupati Kotabaru, Muhammad Sarifuddin.

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Mahligai Pancasila, kediaman Gubernur Kalsel di Banjarmasin, Jumat (2/4/2021).

Sarifuddin saat ini menjabat  Kepala Dinas Pariwisata Kalsel yang sebelumnya ditunjuk sebagai Plt Bupati Kotabaru.

Dikarenakan Bupati/Wakil Bupati Kotabaru terpilih, pilkada 2020 masih menjalani proses pelantikan sebagai kepala daerah definitif setelah MK menolak gugatan sengketa Pilkada setempat.

Sedangkan di Kota Banjarmasin, hasil kepala daerah terpilih Pilkada 2020 masih harus menunggu hasil pemungutan suara ulang (PSU) di sebagian wilayah, sesuai putusan MK beberapa waktu lalu.

Penjabat Gubernur, Safrizal ZA mengatakan, kesuksesan penjabat akan diukur setelah tugas dilaksanakan. Karenanya dirinya meminta  kesempatan yang diberikan, kendati dalam waktu singkat, tetap digunakan untuk bekerja efektif.

"Segera berkoordinasi dengan forkopimda dalam bertugas," pesannya kepada kedua penjabat.

Khusus Pj Wali Kota Banjarmasin yang daerahnya melaksanakan pemungutan suara ulang (PSU), diharapkan mampu menciptakan situasi yang kondusif.

"Jadikan saudara bagian dari solusi, bukan masalah," pesan Safrizal.

Pengisian kekosongan jabatan  lanjut Safrizal, adalah amamah undang -  undang dan  kewenangan yang diberikan seharusnya digunakan dengan bijak.

Safrizal juga menegaskan, yang harus diselesaikan dalam waktu singkat oleh penjabat adalah mendukung dan melancarkan tertibnya PSU. Walau penjabat, tuntutan pelayanan publilk terbaik harua bisa dilakukan.

"Jangan membuat saya berdosa karena mengusulkan saudara sebagai penjabat," tegasnya.

Tetap menjadi perhatian adalah kasus covid yang masih bertambah. Safrizal juga meminta hal ini harus ditanggulangi dengan tidak ragu-ragu menggunakan APBD untuk menyelamatkan masyarakat dari ancaman covid-19.

"Jangan mengatakan tidak punya uang," pesannya.

Ahmad Fiddayeen mengatakan, ia akan bekerja keras untuk yang terbaik di Kota  Banjarmasin. Dirinya juga akan memprioritaskan keselamatan masyarakat yang tertinggi, dan  harus berani menggunakan anggaran, sepanjang tidak bertentangan dengan aturan.