Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Pemko Banjarmasin, Yuliansyah Effendi ketika dikonfirmasi wartabanjar.com mengatakan, bahwa RSUD Sultan Suriansyah statusnya BLUD, jadi pengadaan dilaksanakan sendiri oleh mereka.
Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RS Sultan Suriansyah, dr Syaukani mengatakan, dirinya baru ditunjuk sebagai Plt pada Jumat lalu. Dirinya membenarkan ada beberapa obat yang habis dan belum bisa dilakukan pengadaan.
“Ada beberapa kendala terkait perubahan sistem dan aturan yang berlaku. Jadi proses pengadaan obat tertunda, ada perubahan SK Plt dan akun juga serta aplikasi SIPD yang baru,” jelasnya. (has)
Editor : Hasby







