Pemerintah mengatakan akan menunggu penyelidikan Badan Pengawas Obat Eropa (EMA).
“Kami tidak dapat membiarkan keraguan soal vaksin tersebut,” kata Menteri Kesehatan Belanda Hugo de Jonge.
“Kami harus memastikan bahwa semuanya sesuai, sehingga cukup bijaksana untuk menghentikan (penggunaan vaksin) saat ini.”
Belanda pekan lalu mengatakan tidak ada alasan untuk menghentikan penggunaan vaksin tersebut, menyusul laporan kasus penggumpalan darah yang dialami pada sejumlah penerima vaksin.
EMA dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan tidak ada indikasi bahwa kasus-kasus ini disebabkan oleh vaksinasi, dan pihak AstraZeneca juga mengatakan bahwa tidak ada bukti risiko peningkatan trombosis vena dalam dari vaksin buatannya. (ant)
Editor: Erna Djedi







