Menurut dia, pihaknya akan memberi keterampilan bagi penghuni rumah seperti memijat yang sudah menjadi keahlian mereka disamping melatih membuat telur asin dengan bahan yang dibantu pemerintah kota.
Dikatakan, status rumah pinjam pakai seumur hidup, dan apabila anak atau pihak keluarga yang tidak mempunyai kekurangan netra maka digantikan dengan pemilik baru yang juga akan diseleksi sesuai persyaratan.
“Harapan kami, warga yang menetap bisa saling rukun dengan tetangga dan selalu aktif di kegiatan keagamaan dan menjalankan syariat agama, serta membersihkan dan menjaga seluruh fasilitas yang disediakan,” pesannya.
Sementara itu, hasil seleksi melalui wawancara terhadap 15 peserta terdapat 3 orang memilih pulang ke rumah karena sudah memiliki rumah tetap dan memiliki langganan usaha sehingga akan dipilih penggantinya. (ant)
Editor: Erna Djedi







