WARTABANJAR.COM, CHICAGO-Ekspektasi untuk pemulihan ekonomi mengangkat dolar lebih kuat dan imbal hasil (yields) acuan obligasi pemerintah AS lebih tinggi membuat emas tergelincir lagi pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB).
Hal ini memperpanjang penurunannya untuk hari keempat berturut-turut.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi COMEX New York Exchange, terpuruk lagi 26,2 dolar AS atau 1,46 persen menjadi ditutup pada 1.772,80 dolar AS per ounce.
Sehari sebelumnya, Selasa (16/2/2021), emas berjangka anjlok 24,2 dolar AS atau 1,33 persen menjadi 1.799,00 dolar AS.






