Setelah turun minum, Eriksen melepaskan tembakan jarak jauh yang terdefleksi Montipo dan memantul mengenai mistar gawang.
Kali ini Martinez berada dalam posisi offside saat menyambar bola pantul.
Pemain Argentina itu akhirnya mencatatkan namanya di papan skor, sekaligus mengakhiri puasa golnya selama enam pertandingan berturut-turut.
Ia mendapat bola di tepi kotak penalti dan melesakkan sepakan untuk mengarahkan bola masuk ke sudut bawah gawang Benevento.
Kesalahan yang dilakukan Montipo berujung petaka lanjutan bagi Benevento.
Bola yang dikuasainya dapat direbut Martinez, dan Lukaku dapat mencetak gol tanpa mendapat gangguan.
Lukaku melengkapi dwigolnya saat ia mematahkan perangkap offside, dan mengontrol bola dengan kaki kiri.
Kemudian mengakhiri serangan dengan sepakan kaki kanan yang membuat bola kembali bersarang di gawang tim tamu.
Inter akan bertekad menjaga nuansa positif ini saat melawat ke markas Fiorentina pada pertandingan putaran ke-21 Jumat (5/2) depan.
Sedangkan Benevento yang kini telah menjalani empat laga tanpa kemenangan, akan berusaha mengubah peruntungan mereka saat menjamu Sampdoria pada Minggu (7/2).
Susunan pemain:
Inter Milan (3-5-2):
Samir Handanovic, Milan Skriniar (Stefan de Vrij 74′), Andrea Ranocchia, Alessandro Bastoni, Achraf Hakimi, Nicolo Barella (Arturo Vidal 64′), Roberto Gagliardini (Stefano Sensi 81′), Christian Eriksen, Ivan Perisic, Lautaro Martinez (Alexis Sanchez 74′), Romelu Lukaku (Andrea Pinamonti 81′)
Pelatih: Antonio Conte







