WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN-Baim Wong beberapa hari lalu ke Kalimantan Selatan untuk menengok serta memberikan bantuan kepada para korban banjir Kalsel.

Dia mengunjungi daerah yang benar-benar parah terdampak banjir, di antaranya adalah Desa Lokbaintan dan Desa Paku Alam, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar.

Dia mengabadikannya di YouTube-nya, Minggu (24/1/2021), videonya terbagi menjadi dua vlog.

Di vlog pertama, tampak Baim dan kru tiba di Kota Banjarmasin, langsung naik mobil menuju Sungai Lulut untuk kemudian naik perahu bermotor atau kelotok menuju ke dua desa yang disebutkan di atas.

Tampak warga sekitar senang dengan kehadiran Baim.

Perjalanan Baim dan kru berlanjut naik kelotok.

Selama di perjalanan, Baim sempat mengabadikan kondisi perumahan warga di tepi sungai yang terendam banjir.

View this post on Instagram

A post shared by baim wong (@baimwong)

Nahasnya, saat membagikan makanan, HPnya yang ada di tangannya terjatuh ke sungai.

Tak hanya itu, bahkan tangannya terjepit perahu membuatnya kaget lalu HPnya terpental ke air.

Beruntungnya, HP tersebut masih bisa diselamatkan dan tak rusak karena canggih serta tahan air.

Dia pun menyampaikan keprihatinannya.

Tiba di desa yang dituju, warga sekitar menyambutnya menggunakan perahu.

Mereka tampak senang dan mengerumuni Baim dan kru yang membawa bantuan makanan untuk mereka.

Mereka pun ramai berpantun yang kocak membuat semua yang hadir tertawa.

Tak hanya itu, Baim dan rombongan juga mendatangi rumah seorang nenek yang rumahnya terendam banjir.

Beberapa orang kemudian membantu nenek tersebut keluar dari rumahnya.

"Hati-hati, Nek," ujar Baim.

Dia mengaku prihatin sekaligus salut dengan para korban banjir tersebut, walau miskin dan sedang tertimpa musibah namun tetap bisa tersenyum bahagia.

Ketika banjir melanda, listrik yang biasa menerangi rumah mereka harus padam, tidur di atas perahu dan mereka terpaksa harus hidup di pengungsian.

"Benar2 serumah, bagaimana hidup begini, tidak ada listrik, mati, tidur di perahu, harus hidup di pengungsian. Kebayang nggak sih?" ujarnya.

Berita Sebelumnya Jembatan Pabahanan Sudah Bisa Dilintasi Kendaraan Hingga Truk Berbobot 5 Ton
Berita Selanjutnya Puluhan Warga Kotabaru Seret Buaya Pemangsa, "Iya Banar yang Ditembak Samalam"