Saat ini excavator bantuan dari Kabupaten Barito Utara sudah datang untuk membuka akses jalan, sementara baru mencapai RT 5 besok ditarget membersihkan jalan menuju RT 6 (Dusun Arangani).
“Dari RT 1 Desa Alat sekitar 15 km menuju dusun dusun di ujung kampung. Ada Desa Hinas Kanan dan Datar Ajab kondisinya juga memprihatin. Pantauan kawan kawan relawan para pendaki jalur menuju ke sana terdapat banyak longsor,” ujar koordinator lapangan, posko bantuan khusus masyarakat pedalaman meratus di RT 1 Desa Alat, Kecamatan Hantakan.
Dikonfirmasi, Camat Hantakan, Kartadipura mengatakan bahwa sudah mengetahui kondisi ibu hamil itu saat melakukan monitoring langsung kesehatan warga menggunakan trail.
“Alasan dari puskesmas katanya tidak bisa mengirim bidan adalah faktor keselamatan ibu dan janin. Saat keadaan gawat darurat saat proses melahirkan,” jelasnya.
Pantauan di lokasi, kondisi pemukiman warga porak poranda akibat banjir dan jalan menuju desa ada sekitar 5 titik longsor dan terpanjang ada sekitar 300 meter lengkap dengan lumpurnya. (ant)
Editor: Erna Wati







