WARTABANJAR.COM – Persatuan Bulu tangkis Indonesia (PBSI) mengutuk tindakan delapan pemain yang diduga menciderai sportifitas. Delapan pemain yang sudah dihukum Badminton World Federation tersebut merupakan bukan pemain penghuni pelatnas Cipayung.
Ketika melakukan perbuatan tersebut pada 2015 sampai 2017, mereka juga bukan pemain penghuni pelatnas Cipayung.
“Sebagai induk organisasi bulu tangkis mengutuk perbuatan yang sudah menciderai sportifitas kejujuran, fairplay adil yang merupakan nilai-nilai luhur yang harusnya dijunjung tinggi dipentas bulu tangkis Indonesia,” kata Kepala Bidang Humas dan Media PP PBSI, Broto Happy melalui akun instagram badmintonina.







