Abuya dikarunikan enam orang anak, beliau tidak pernah memberikan asupan yang bersifat manja kepada istri dan anaknya melainkan asupan kemandirian .
Saat bermukim di Gang Cendrawasih Kelayan A Banjarmasin, Abuya mendirikan Majelis Al Futuhiyyah (1992). Guru Haderawi selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi umat dan jama’ah.
Pada tahun 1994, Habib Idrus Pertukangan Surabaya memerintah kepada Abuya untuk pindah ketempat lain atau hijrah.
Atas kegigihan dan semangat dalam berdakwah Abuya membuka sejumlah majelis ta’lim. Diantaranya Majelis ta’lim Abdan Syakura di Pasar Pandu. Majelis ta’lim Darul Khairat di Muara Anjir, majelis ta’lim Raudhatulrahmah di Kertakhanyar, majelis ta’lim Hidayatus Shalihin di Kompleks Beringin dan lain-lain.
Abuya bersama istrinya dimakamkan di alkah keluarga Muhibbid 4 Sekumpul Martapura Kabupaten Banjar. (why)
Editor : Hasby







