WARTABANJAR.COM, TANJUNG– Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tabalong menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka penyusunan revisi Dokumen Profil Keanekaragaman Hayati Kabupaten Tabalong Tahun 2026 di Aula DLH Kelurahan Mabuun, Kecamatan Murung Pudak, Kamis (30/4/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperbarui data dan informasi terkait potensi hayati daerah.
Sambutan Sekretaris Daerah Kabupaten Tabalong, Hj. Hamida Munawarah yang dibacakan Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan menegaskan bahwa keanekaragaman hayati merupakan aset yang sangat berharga bagi daerah.
Menurutnya, keanekaragaman hayati tidak hanya memiliki nilai ekologis, tetapi juga mengandung nilai ekonomi, sosial, dan budaya yang penting bagi keberlanjutan pembangunan.
“Tabalong memiliki potensi keanekaragaman hayati yang cukup besar, baik flora maupun fauna, yang perlu kita kelola secara bijaksana dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa seiring dengan dinamika pembangunan dan perubahan kondisi lingkungan, dokumen Profil Keanekaragaman Hayati perlu diperbarui agar tetap relevan dan akurat.
“Dokumen ini nantinya diharapkan dapat menjadi dasar dalam perumusan kebijakan pembangunan daerah yang berwawasan lingkungan,” tambahnya.







