WARTABANJAR.COM, PELAIHARI– Langkah serius diambil Pemerintah Kabupaten Tanah Laut untuk merombak total wajah pusat kota lewat revitalisasi Bundaran Pasar Lama 0 KM.

Kepastian proyek ini dimatangkan dalam Rapat Koordinasi lintas sektoral di aula Dinas PRKPLH Tala, Rabu (29/4/2026).

Rencana perombakan ini tidak hanya mengejar nilai estetika monumen semata, namun menjadi upaya strategis dalam membenahi fungsi infrastruktur di pusat bisnis dan sejarah Pelaihari.

Pemerintah daerah bertekad menyinkronkan keindahan visual kota dengan kenyamanan mobilitas masyarakat.

​Kepala DPRKPLH Tanah Laut, Gt. Erzandi, menekankan bahwa prioritas utama pembangunan adalah transformasi area sekitar agar lebih humanis bagi pejalan kaki.

Selain itu, optimalisasi arus kendaraan menjadi perhatian khusus mengingat status kawasan ini sebagai urat nadi transportasi.

Manajemen Arus dan Solusi Kabel Semrawut

Sebagai antisipasi pengerjaan fisik, Dinas Perhubungan bersama Satlantas Polres Tala telah menyusun skema rekayasa lalu lintas.

Opsi yang disiapkan meliputi sistem buka-tutup serta pengalihan arus ke jalur alternatif.

Warga diharapkan dapat menyesuaikan waktu perjalanan atau memilih moda transportasi lain guna menghindari penumpukan kendaraan di jam-jam sibuk.

Rapat tersebut juga menyoroti masalah klasik perkotaan, yakni kabel udara yang mengganggu pemandangan dan keamanan.

Penataan kabel-kabel milik provider dan PLN akan menjadi bagian integral dari perubahan wajah baru kawasan tersebut.

​Terkait arah pembangunan ini, Gt. Erzandi memaparkan bahwa revitalisasi ini bukan sekadar mempercantik kota, tapi soal menata fungsi ruang agar dapat lebih maksimal.

"Kami memohon doa dan kesabaran warga selama pengerjaan nanti berlangsung demi wajah kota yang lebih modern dan tertata," tuturnya.

Jaminan Akses Ekonomi Lokal

Pemkab Tala memastikan bahwa pengerjaan proyek strategis ini tidak akan memutus rantai ekonomi warga.

Akses bagi pelanggan menuju pertokoan di area Pasar Lama tetap dijaga agar para pelaku usaha tetap dapat beraktivitas seperti biasa.

​Agenda koordinasi ini melibatkan sinergi dari berbagai instansi, mulai dari Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, Satlantas Polres Tala, hingga pihak PLN dan penyedia layanan telekomunikasi.(Wartabanjar.com/Gazali)