Pilkada Kabupaten Banjar, H-1 APK Masih Ada Mejeng, Tim Gabungan Lakukan Ini

WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Penertiban alat peraga kampanye di Kabupaten Banjar berjalan lancar, Selasa (8/2/2020). Tim gabungan KPU Kabupaten Banjar, Bawaslu Kabupaten Banjar, TNI-Polri, Diskominfo dan persandian, Dishub dan Satpol PP Kabupaten Banjar dibagi menjadi dua regu.

Regu pertama menyusuri Jalan Martapura Barat, Sungai Tabuk, Kertak Hanyar dan Gambut. Sedangkan regu dua menyusuri Jalan Tambak Anyar, Astambul, Desa Cabi, Pengaron, Pingaran, Tambak Baru, Tunggul Irang, Kampung Jawa, Simpang 4 Sultan Adam, dan Tanjung Rema.

Regu satu dan dua menemukan adanya APK Paslon Pilkada Kabupaten Banjar tahun 2020 yang masih terpasang. Yakni di Jalan Tambak Baru 1, Jalan Tunggul Irang Ulu 2, Jalan Tunggul Irang Ilir 2, Jalan Kampung Jawa 1, Jalan Simpang 4 Sultan Adam 1, Jalan Tanjung Rema 1, Jalan Sungai Tabuk 1.

Koiminfo Banjar : Tim Gabungan menertibkan APK yang masih terpasang, Selasa (8/12/2020).

Ketua Bawaslu Kabupaten Banjar, Fazeri Tamzidillah mengatakan, pihaknya akan menyisir kembali apabila masih ada alat peraga yang terpasang, maka akan ditertibkan sehingga pada hari ini masih dalam masa tenang.

Fazeri berharap seluruh APK yang dipasang oleh paslon atau tim pemenangan agar bisa ditertibkan semua.

Selain penertiban APK,  tim gabungan juga melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat yang didukung oleh mobil sosialisasi dari Polres Banjar dan Diskominfo dan persandian Kabupaten Banjar.

Tujuannya, mengharapkan seluruh masyarakat Kabupaten Banjar yang untuk datang ke TPS menggunakan hak pilihnya pada 9 Desember besok, tetap memperhatikan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Kominfo Banjar : Tim Gabungan menertibkan APK yang masih terpasang H-1 Pemungutan Suara Pilkada Kabupaten Banjar

Lebih lanjut, Fazeri menghimbau kepada masyarakat agar bisa mensukseskan pemilihan kepala daerah tahun 2020 dengan bersama-sama mengawasi pelaksanaan pemungutan atau penghitungan suara, sampai nanti rekapitulasi bisa berjalan dengan lancar. Hal ini sebagaimana aturan yang berlaku serta menolak politik uang.

Baca Juga :   Antusias Pengunjung Hadiri Festival Budaya Kongres Borneo Raya di Siring Menara Pandang Banjarmasin

“Langkah-langkah preventif untuk bersama-sama jangan ada kendala-kendala yang menuju pada money politik, menghindari isu SARA ataupun yang lainnya yang menjadikan perpecahan masyarakat di Kabupaten Banjar,” harap Fazeri.

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU HARI INI