WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Sebuah rekaman CCTV memperlihatkan aksi dugaan pelecehan yang dilakukan oleh seorang pria pengendara motor NMAX berjaket oranye dan mengenakan tas selempang. Kejadian ini terjadi di kawasan Masjid Al Jihad, Banjarmasin, tepatnya di sekitar Jalan Taman Kamboja hingga Jalan Cempaka Besar. Rekaman CCTV tersebut baru diterima Rabu, 3 Juli 2025, namun sayangnya pelat nomor kendaraan pelaku tertutup pelindung dan tertimpa cahaya lampu, sehingga sulit diidentifikasi. Menurut laporan saksi sekaligus korban, insiden mengerikan ini terjadi sekitar pukul 11.35 WITA. Saat itu korban sedang dalam perjalanan pulang dari Taman Kamboja menuju rumahnya di Kompleks Kenanga. Karena suatu hal mendesak, ia keluar sebentar menggunakan sepeda motor. Biasanya korban mengambil jalur lurus melewati Basecamp Pemadam Kebakaran dan keluar di depan Kafe Oshe. Namun, siang itu ia memilih belok kiri menuju arah Masjid Al Jihad. Di sanalah pelaku mulai memepet korban. BACA JUGA:VIRAL! Pencuri Burung Diamankan Warga di Komplek Hawai Handil Bakti, Videonya Ramai di Medsos “Begitu saya belok kiri, dia langsung hadang dari samping. Waktu itu sepi banget, biasanya banyak orang duduk di sekitar situ,” ujar korban dalam ceritanya. Merasa ada firasat buruk, korban segera memacu motornya lebih kencang. Pelaku sempat mengikuti dari belakang, dan ketika korban melintas di depan Warung Bebek Pak Janggut, pelaku diduga hendak melakukan tindakan tidak senonoh. Untungnya korban sempat berteriak kencang, meskipun nyaris kehilangan kendali dan hampir menabrak pohon. Netizen Geram: “Tangkap Pelaku Gendut Mesum Itu!” Insiden ini pun memancing kemarahan netizen. Banyak yang menyampaikan kekesalan, bahkan melontarkan sindiran pedas di media sosial. “Lupa semua ciri-ciri, plat, helm, baju. Tapi muka pelakunya kayak babi, badannya gendut, mata sayu. Nggak tua, nggak muda,” tulis seorang warganet. “Yang punya CCTV atau tinggal di sekitar daerah Masjid Al Jihad, tolong bantu cari pelakunya. Semoga tidak ada korban berikutnya!” ujar yang lain. “Kurang modal aplikasi hijau!” sindir seorang netizen, mengacu pada aplikasi ojek online. “Tolong kalau ada yang tahu ciri-ciri pelaku, segera ringkus! Jangan kasih ampun… GERAM banget!” seru lainnya. Bagi warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian, terutama yang memiliki CCTV menghadap jalan, diimbau untuk memeriksa rekaman dan menghubungi pihak berwajib jika menemukan hal mencurigakan. Kesaksian dan rekaman tambahan sangat dibutuhkan demi mengungkap identitas pelaku dan mencegah kejadian serupa terulang kembali.(Wartabanjar.com/inforelawankalimantan/berbagai sumber) editor: nur muhammad