Tesla Tarik 158.000 Mobil Listrik Model S dan Model X Gara-gara Ini

WARTABANJAR,COM, JAKARTA – Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) pada Rabu (1301) waktu setempat telah meminta Tesla Inc untuk menarik 158.000 kendaraan mereka dari Model S dan Model X.

Kedua model tersebut harus dilakukan penarikan kembali karena adanya sebuah kerusakan pada unit kontrol media dengan tampilan tampilan layar sentuh tidak berfungsi sehingga dapat menimbulkan kecelakaan.

Dikutip dari Reuters, Kamis, badan keamanan tersebut membuat permintaan yang tidak biasa dalam surat resmi kepada Tesla, setelah meningkatkan pemeriksaan keamanan pada November.

NHTSA mengatakan masalah tersebut dapat mengakibatkan hilangnya tampilan gambar kamera belakang saat mundur dan mengurangi visibilitas belakang saat mencadangkan serta sistem bantuan pengemudi Autopilot.

Dikutip wartabanjar.com dari Wikipedia, pada 2013, Model S menjadi mobil listrik pertama yang berada di atas peringkat penjualan mobil baru bulanan di negara mana pun, dua kali memimpin di Norwegia.

Penjualan Global Model S melewati 250.000 unit pada September 2018. AS adalah pasar terdepan, dengan sekitar 140.000 unit dikirimkan hingga Desember 2018.

Tesla Model S adalah mobil listrik plug in terlaris di seluruh dunia pada tahun 2015 dan 2016, dan pada akhir 2018 terus peringkat sebagai mobil listrik paling laris kedua dalam sejarah setelah Nissan Leaf.