WARTABANJAR.COM – Konflik di kawasan Timur Tengah semakin memanas setelah militer Amerika Serikat melaporkan adanya tambahan korban dari pihak tentaranya akibat serangan Iran.
United States Central Command (CENTCOM) mengumumkan seorang tentara Amerika Serikat meninggal dunia setelah mengalami luka-luka akibat serangan yang dilancarkan Iran pada awal Maret lalu.
Dalam pernyataan resmi yang disampaikan Senin (9/3/2026), militer AS menyebut korban meninggal pada Sabtu (7/3) malam waktu setempat.
Tentara tersebut sebelumnya mengalami luka saat gelombang serangan awal Iran terhadap berbagai target di kawasan Timur Tengah pada 1 Maret 2026.
Pihak militer belum mengungkapkan rincian lebih lanjut mengenai kronologi serangan tersebut. Identitas korban juga masih dirahasiakan hingga pemberitahuan resmi kepada pihak keluarga selesai dilakukan.
Dengan tambahan korban terbaru ini, total tentara Amerika Serikat yang tewas akibat rangkaian serangan Iran kini mencapai tujuh orang.







