WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Kegiatan pembagian takjil yang digelar Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) di Banjarbaru mendapat apresiasi dari mahasiswa dan pengemudi ojek online (ojol). Aksi sosial di bulan Ramadhan ini dinilai memperkuat sinergi antara kepolisian, kalangan kampus, dan masyarakat.
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kalsel menyambut positif pelibatan mahasiswa dalam kegiatan tersebut. Ketua Umum DPD IMM Kalsel, Ferry Setiady, menyebut langkah ini sebagai bentuk kolaborasi yang patut diapresiasi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda dan jajaran kepolisian yang hari ini turut mengundang IMM dalam pembagian takjil. Ini hal yang luar biasa bagi kami,” ujar Ferry, Sabtu (28/2/2026).
Mahasiswa Nilai Ada Sinergi Positif
Menurut Ferry, keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan sosial tersebut menjadi sinyal adanya hubungan yang baik antara Polri dan generasi muda.
“Kalau mahasiswa dilibatkan, artinya ada sinergi yang baik antara kepolisian dan mahasiswa. Ini juga sejalan dengan jargon Polri saat ini, ‘Polri untuk Masyarakat’,” katanya.
Ia berharap kolaborasi serupa tidak berhenti pada momentum Ramadhan saja, melainkan dapat terus berlanjut dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan lainnya.
“Harapan kami, jangan sampai ini hanya hari ini saja. Ke depan, tidak hanya Ramadhan, tetapi momentum lain juga kita bisa bersinergi dengan kepolisian,” tambahnya.







