WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini meminta Badan Gizi Nasional memperketat pengawasan impor produk pangan usai viral “minuman rasa susu”.
Permintaan itu muncul karena produk yang diduga impor dari China itu beredar dalam menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dan menuai kecaman netizen di media sosial.
Zaini menyoroti pentingnya memperkuat kontrol terhadap bahan pangan sebelum disalurkan kepada anak dalam program MBG nasional.
Ia menilai tindakan pengawasan diperlukan agar produk yang diberikan sesuai dengan standar gizi yang ditetapkan pemerintah pusat.
Viralnya minuman rasa susu tersebut memicu kecaman publik karena labelnya menunjukkan kandungan gula dominan dibanding kandungan susu skim pada kemasan produk.
Ditambah klaim asal negara produksi tercantum dari Jinan City, Shandong, China yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan lokal program MBG.
Sebelumnya Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang menegaskan larangan mutlak penggunaan bahan impor dalam menu MBG di seluruh satuan pelayanan pemenuhan gizi daerah.
Ia menyatakan Badan Gizi Nasional tidak pernah memberikan izin penggunaan susu maupun produk impor apa pun dalam program MBG yang digadang sebagai prioritas pemerintahan.







