Eva Lys Meski Tersingkir: Ancaman Serius dari Generasi Baru Tenis Putri

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Meski langkahnya terhenti di perempat final China Open 2025, Eva Lys menunjukkan bahwa masa depan tenis putri akan dipenuhi persaingan ketat. Petenis asal Jerman berusia 22 tahun itu memaksa juara bertahan Coco Gauff bekerja keras sebelum akhirnya kalah 3-6, 4-6 dalam duel yang berlangsung selama 1 jam 28 menit di Beijing, Kamis (2/10).

Lys, yang kini menempati peringkat 66 dunia, tampil penuh percaya diri sejak awal pertandingan. Ia menggebrak dengan 16 pukulan winner hanya dalam set pertama, memaksa Gauff unggulan kedua sekaligus juara bertahan keluar dari zona nyaman. Agresivitasnya bahkan membuat Gauff beberapa kali melakukan kesalahan yang tak biasa dari pemain sekelasnya.

“Dia bermain luar biasa. Beberapa pukulannya benar-benar sulit dikembalikan,” puji Gauff usai pertandingan. “Eva membuat saya harus tetap agresif dan tidak bisa pasif. Ia menunjukkan kualitas yang luar biasa di lapangan.”

Meski kalah, penampilan Lys menjadi sorotan karena menunjukkan karakter petenis muda yang berani mengambil risiko dan tampil menyerang. Taktik ini membuat pertandingan berjalan sengit, dengan reli panjang lebih dari 10 pukulan dan saling balas winner di sepanjang laga. Total 14 pukulan kemenangan Lys membuktikan bahwa ia tidak datang ke Beijing hanya sebagai penggembira.

Lys sendiri mengaku puas dengan performanya, meski harus angkat kaki dari turnamen. “Saya tahu Coco adalah pemain kelas dunia, jadi saya mencoba memberikan tekanan sejak awal. Saya belajar banyak dari pertandingan ini dan akan kembali lebih kuat,” ujarnya.

Baca Juga :   Gaji PNS 2026 Masih Abu-Abu! Menkeu Tegas Tunggu Arah Ekonomi Nasional

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca