WARTABANJAR.COM, LABUAN BAJO – Upaya pencarian korban tenggelamnya kapal pinisi Putri Sakinah di perairan Selat Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, hingga kini masih terus dilakukan. Salah satu korban yang belum ditemukan adalah Fernando Martin Carreras, pelatih Tim B Sepak Bola Wanita Valencia CF, bersama dua putranya.

Perkembangan terbaru, Interpol mendeteksi titik koordinat sinyal ponsel milik Fernando Martin Carreras. Temuan ini menjadi fokus utama dalam operasi pencarian yang dilanjutkan hari ini di sekitar perairan Labuan Bajo.

Namun, proses pencarian tidak berjalan mudah. Tim gabungan mengungkapkan bahwa sinyal ponsel tersebut terdeteksi berpindah-pindah di laut, sehingga menyulitkan penentuan lokasi pasti korban.

Untuk memaksimalkan pencarian, Tim SAR mengerahkan teknologi canggih, termasuk sejumlah perangkat sonar. Salah satunya adalah sonar multibeam bantuan dari perusahaan swasta yang baru tiba di Labuan Bajo. Selain itu, dua unit sonar milik Polda Nusa Tenggara Timur juga telah dikerahkan dan beroperasi selama beberapa hari terakhir.

Pencarian difokuskan pada area perairan yang diduga menjadi lintasan terakhir sinyal ponsel korban. Tim gabungan terus menyisir laut dengan harapan dapat menemukan tanda-tanda keberadaan korban secepat mungkin.

Hingga saat ini, proses pencarian masih berlangsung. Otoritas setempat menyatakan akan terus melakukan operasi secara maksimal dengan melibatkan berbagai unsur demi menemukan seluruh korban tenggelamnya kapal pinisi Putri Sakinah.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

editor: nur_muhammad