Pengurus Besar NU Kecam Aksi Nahdliyin Temui Presiden Israel

WARTABANJAR.COM – Lima pengurus Nahdatul Ulama (NU), Nahdliyin yang menemui Presiden Israel Isaac Herzog memantik kemarahan banyak pihak.

Wakil Ketua Badan Pengembangan Jaringan Internasional Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (BPJI PBNU) Achmad Munjid mengecam dan mengkritik keras kunjungan tersebut.

Langkah tersebut, menurutnya sangat tidak tepat di tengah situasi global yang mengecam tindakan Israel terhadap Palestina.

Baca Juga

50 Orang Diduga Mabuk Kecubung Dirawat di RSJ Sambang Lihum 

“Seluruh dunia yang berpikir waras sekarang sedang mengutuk Israel karena kejahatan kemanusiaan mereka, genosida terhadap rakyat Palestina. Seluruh dunia sedang menjauhi Israel, kita harus menghukum Israel yang sangat rasis, tak berperikemanusiaan, dan mengabaikan hukum internasional,” ujar Munjid dikutip dari NU Online, Senin (15/7/2024).

Peneliti Pusat Studi Keamanan dan Perdamaian Universitas Gadjah Mada (PSKP UGM) tersebut menyoroti bahwa saat ini Israel berada dalam posisi terpojok di mata dunia.

Terlihat sejak demonstrasi besar-besaran di berbagai penjuru dunia yang menunjukkan bahwa Israel menjadi negara paria (paling hina).

“Bahkan di Amerika, banyak pejabat yang mundur dari posisi dalam struktur administrasi Biden karena kebijakan dukungan terhadap Israel yang sama sekali tak bisa dipertanggungjawabkan secara hukum dan kemanusiaan. Gerakan boikot di mana-mana,” lanjut Munjid.