WARTABANJAR.COM, BARABAI – Dusun Kundan, Desa Haruyan Dayak, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, ditargetkan menjadi Kampung Bersih dari Narkoba (Bersinar).

Target tersebut disampaikan Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon setelah pengungkapan kasus narkoba dengan barang bukti sabu 1,8 kilogram di dusun tersebut.

Polres HST pun kini memproses hukum warga berinisial D yang disangka sebagai bandar narkoba.

Baca juga: Seorang Kru Heli Karhutla Kalsel Ditemukan Meninggal, Jatuh Saat Ambil Air di Sungai Barito

Baca juga: Hasil Barito Putera vs RANS 1-1, Laskar Antasari Gagal Raih 5 Kemenangan Beruntun

Dari tangan pria tersebut, polisi juga menyita 34 cartridge etomidate atau pod getar, sekitar 15 butir ekstasi, tiga ampul cairan yang diduga heroin, serta satu paket serbuk yang diduga heroin.

Jupri mengatakan upaya menjadikan Dusun Kundan sebagai Kampung Bersinar merupakan bagian dari komitmen pemberantasan narkoba sekaligus memulihkan citra wilayah tersebut dari stigma kampung narkoba.

Menurut Kapolres, Dusun Kundan sebenarnya memiliki potensi besar untuk berkembang seperti memiliki lingkungan alam yang asri, hutan yang terjaga, sungai yang bersih, serta masyarakat yang mayoritas bekerja di sektor pertanian dan perkebunan.

Dengan demikian warganya tidak perlu berbisnis barang haram.

“Saya ke desa ini sudah beberapa kali. Bahkan, di desa ini juga pernah menjadi sasaran program bedah rumah dari Polres HST. Masyarakatnya sangat ramah dan mau menerima kedatangan aparat,” ujar Jupri, Jumat (6/11/2026).

Jupri menilai rusaknya nama baik Dusun Kundan disebabkan tindakan segelintir orang yang ingin memperoleh keuntungan secara instan melalui aktivitas melanggar hukum.

Dia juga melihat adanya dukungan masyarakat terhadap upaya kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah tersebut.

“Terbukti setiap melintas warga selalu memberi salam dan Kepala Desa juga ikut mendukung dengan hadir secara langsung selama penggeledahan,” tambahnya.

Terkait rencana pembentukan Kampung Bersinar, Jupri mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten HST, khususnya Bupati Samsul Rizal, serta pemerintah desa setempat.