WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Kebakaran kembali terjadi di kawasan Pasar Lima, Banjarmasin pada Selasa (3/11/2026) dinihari, sekitar pukul 02.00 Wita.

Kobaran api membubung tinggi sehingga terlihat dari Jalan Pangeran Antasari.

Diperkirakan banyak kios di pasar yang berada di pinggir Sungai Martapura itu ludes dilalap si jago merah.

Pasalnya, banyak kios yang berbahan kayu di salah satu pasar legendaris kota Banjarmasin ini

Puluhan relawan  Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) berusaha keras memadamkan api yang semula muncul dari salah satu toko.

Hingga Selasa pagi ini, belum diketahui penyebab kebakaran dan jumlah bangunan yang menjadi korban.

Kawasan Pasar Lima ini beberapa kali mengalami kebakaran.

Pada 10 Juli 2026 lalu misalkan, pasar ini juga berkobar hebat.

Saat itu sebanyak 162 kios ludes dimakan api.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran hebat itu tapi kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah.

Baca Juga: Warga Berharap Tidak Asal Jadi, Dinas PUPR Banjarmasin Bangun Drainase di Sejumlah Lokasi

Baca Juga: Relawan Banjarmasin Harus Terdaftar di e-Damkar untuk Dapat Insentif Banpres Karhutla

Perlu diketahui, ada beberapa penyebab kebakaran:

1. Aktivitas Listrik

Korsleting: Hubungan arus pendek memicu percikan api.

Beban berlebih: Menumpuk colokan pada satu stopkontak.

Kabel rusak: Kabel terkelupas, digigit tikus, atau rapuh.

Alat elektronik: Mengisi daya gawai terlalu lama di atas kasur.

2. Kelalaian Manusia

Kompor gas: Kebocoran selang tabung elpiji  saat memasak.

Puntung rokok: Membuang puntung yang masih menyala sembarangan.

Bakaran sampah: Meninggalkan api sampah sebelum benar-benar padam.

3. Reaksi Kimia

Bahan bakar: Gas murni, bensin, minyak, atau tinner.

Gas mudah terbakar: Akumulasi gas metana di tempat tertutup.

Penyimpanan buruk: Menyimpan bahan kimia dekat sumber panas.

Efek gesekan: Percikan api akibat gesekan zat kimia tertentu. IkutiKursus Kimia

4. Kegagalan Mekanis

Mesin panas: Suhu mesin kendaraan atau pabrik terlalu tinggi

Gesekan logam: Komponen mesin aus yang tidak diberi pelumas.

5. Faktor Alam

Sambaran petir: Mengeluarkan energi panas ekstrem ke bangunan/pohon.