348 ASN Pemprov Kalsel Ikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran Komponen Cadangan di Banjarbaru
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama pemerintah kabupaten dan kota se-Kalsel, mendukung program Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dalam membentuk Komponen Cadangan (Komcad), melalui pelatihan dasar kemiliteran bagi aparatur sipil negara (ASN).
Sebanyak 348 ASN mengikuti pelatihan yang dibuka melalui upacara di Rindam XXII/Tambun Bungai, Banjarbaru, Senin (02/11/2026).
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Setdaprov Kalsel, Dr Ir Hj Galuh Tantri Narindra ST MT, mengatakan keikutsertaan ASN dalam program tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap upaya memperkuat kesadaran bela negara.
Menurutnya, Pemprov Kalsel bersama pemerintah kabupaten dan kota se-Kalimantan Selatan mendukung penuh program pemerintah pusat, termasuk upaya membentuk Komponen Cadangan melalui pelatihan tersebut.
"Kesadaran bela negara itu masuk dalam RPJMD masing-masing, baik Pemprov Kalsel maupun kabupaten dan kota," ujarnya.
Ia berharap, melalui pelatihan ini para ASN memiliki kesadaran bela negara, integritas, loyalitas, serta disiplin dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.
Selain itu, peserta yang telah menyelesaikan pendidikan diharapkan dapat menjadi agen perubahan di lingkungan instansi masing-masing, dengan memberikan contoh perilaku dan semangat patriotisme kepada ASN lainnya.
Baca Juga: Banjarbaru Terima Bantuan Karhutla Rp15 Miliar, Alokasikan Rp12 Miliar untuk Relawan
Baca Juga: Kerukunan Bubuhan Banjar Ajak ASN Banjarbaru Salat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun
"Bagaimana nanti ASN melayani masyarakat, bukan yang dilayani. Harapannya, mereka menjadi agen-agen yang akan masuk ke pemerintah daerah masing-masing, dan menyadarkan seluruh ASN di Kalimantan Selatan terkait kesadaran bela negara," katanya.
Sementara itu, Kepala Badan Cadangan Nasional (Kabacadnas) Kementerian Pertahanan RI, Letjen TNI Dr H Totok Imam Santoso, menjelaskan, pelatihan dasar kemiliteran tersebut berlangsung sekitar satu setengah bulan.
Materi yang diberikan tidak hanya berkaitan dengan pengenalan dasar kemiliteran, tetapi juga pembentukan karakter, moral, perilaku, pola pikir, dan kedisiplinan peserta.