Ribuan Liter Air Bersih Disalurkan, Pemkab Banjar Sasar Sekolah dan Pesantren
WARTABANJAR.COM, MARTAPURA - Sebanyak 14.300 liter air bersih didistribusikan ke sejumlah sekolah dan pondok pesantren di Kabupaten Banjar, Minggu (01/11/2026).
Bantuan tersebut kini menyasar fasilitas pendidikan yang membutuhkan pasokan air bersih di tengah kondisi kekeringan.
Penyaluran dilakukan di tiga kecamatan, yakni Karang Intan, Martapura, dan Beruntung Baru, melalui kolaborasi Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banjar.
Di Kecamatan Karang Intan, DPRKPLH Kabupaten Banjar mendistribusikan 5.000 liter air bersih untuk tiga sekolah, yakni SMP Negeri 3 Karang Intan, SD Negeri Abirau, dan SD Negeri Balau.
Pasokan tersebut digunakan untuk mengisi lima tandon yang berada di lingkungan sekolah, agar ketersediaan air bersih dapat menunjang aktivitas pendidikan.
Sementara BPBD Kabupaten Banjar menyuplai 4.500 liter air bersih ke SMA Negeri 2 Martapura di Desa Indrasari, Kecamatan Martapura.
Distribusi dilakukan sekitar pukul 10.28 Wita menggunakan satu unit mobil tangki BPBD. Penyaluran tersebut turut dibantu relawan BUSER690, Rizal dan Purnama.
Baca Juga: Puting Beliung Martapura Barat, Baznas Banjar Salurkan Bantuan
Baca Juga: Polres Banjar Bongkar Produksi Miras Oplosan di Martapura, Beroperasi Hampir Setahun
Adapun di Kecamatan Beruntung Baru, PMI Kabupaten Banjar menyalurkan 4.800 liter air bersih ke Pondok Pesantren Takhashush Diniyah di Desa Kampung Baru.
Air bersih diangkut menggunakan satu unit mobil tangki PMI dengan melibatkan dua personel. Sebanyak empat tandon berkapasitas masing-masing 1.200 liter menjadi sasaran pengisian.
Jika dijumlahkan, distribusi dari ketiga instansi tersebut mencapai 14.300 liter air bersih dalam sehari.
Penyaluran ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah bersama unsur gabungan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih di tengah kekeringan yang masih berdampak pada sejumlah wilayah di Kabupaten Banjar.
Selain masyarakat, fasilitas pendidikan juga menjadi sasaran distribusi agar kebutuhan air bersih di lingkungan sekolah dan pondok pesantren tetap terpenuhi. (wartabanjar.com)