Alex Marquez Gagal Podium Sprint Race MotoGP Malaysia
Marc memimpin klasemen sementara dengan koleksi 365 poin, hanya unggul 10 angka dari Martin yang menempel ketat di posisi kedua dengan 355 poin.
Namun, absennya Martin dari sesi Sprint maupun Main Race di Sepang membuat pebalap Aprilia Racing tersebut dipastikan kehilangan potensi 37 poin maksimal di Malaysia.
Alhasil, situasi ini memberi keuntungan taktis besar bagi Marc untuk memperlebar jarak keunggulan.
Menyisakan empat seri balap, di Malaysia, Qatar (atau seri pengganti), Portugal, dan Valencia, total poin maksimal yang bisa diraih seorang pebalap adalah 148 poin (37 poin per akhir pekan).
Karena Martin absen di Sepang, modal poin maksimal yang bisa dikumpulkan pebalap asal Spanyol itu hingga akhir musim terkunci di angka 466 poin.
Usai meraih peringkat kedua Sprint Race MotoGP Malaysia, Marc Marquez meraih 374 poin, unggul 19 poin dari Martin yang tertahan di 355 poin.
Karena Martin absen di Sepang, modal poin maksimal yang bisa dikumpulkan pebalap asal Spanyol itu hingga akhir musim terkunci di angka 466 poin.
Artinya, Marc hanya membutuhkan target mutlak 467 poin untuk mengunci gelar secara matematis tanpa bergantung pada hasil pebalap lain.
Dengan modal awal 365 poin, Marc cukup mengumpulkan 102 poin tambahan dari empat balapan tersisa.
Jika Marc mampu menyapu bersih kemenangan di Main Race GP Malaysia, tabungan poinnya akan melesat menjadi 399 poin.
Dalam skenario ini, Marc hanya butuh tambahan 65 poin dari tiga seri tersisa, atau cukup bermain aman dengan mengamankan posisi podium di setiap balapan, untuk mengunci gelar dunia sebelum seri penutup di Valencia. (Wartabanjar.com)