WARTABANJAR.COM, RANTAU – Sebanyak tujuh mahasiswa Politeknik Islam Syekh Salman Al Farisi Rantau berhasil meraih predikat cumlaude, dalam Yudisium Tahun Akademik 2026/2027 yang digelar di Aula Kampus Politeknik Islam Syekh Salman Al Farisi Rantau, Sabtu (31/10/2026).

Tujuh lulusan tersebut merupakan lima mahasiswa Program Studi D3 Teknologi Pertanian, dan dua mahasiswa D3 Teknik Pertambangan.

Agustina AMdT menjadi lulusan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi dari D3 Teknologi Pertanian, yakni 3,89. 

Sementara dari D3 Teknik Pertambangan, predikat IPK tertinggi diraih Nurhayati, AMdT dengan nilai 3,67.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Yayasan H Misran mengingatkan para lulusan agar tidak melupakan perjuangan orang tua dan keluarga, yang telah memberikan dukungan selama menempuh pendidikan.

Ia berharap keberhasilan menyelesaikan pendidikan dapat menjadi bekal bagi para lulusan, untuk melangkah ke dunia kerja sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Direktur Politeknik Islam Syekh Salman Al Farisi, Dr H Hamdi SE MM, menegaskan yudisium bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal menghadapi tantangan kehidupan yang lebih luas.

Baca Juga: 5 Hari Tak Ada Kabar, Perempuan 59 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Cempaka Banjarbaru

Baca Juga: Kapolda Kalsel Subuh Keliling di Banjarbaru, Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat

"Jangan merasa cukup hanya dengan menyelesaikan pendidikan. Teruslah belajar, tingkatkan kemampuan, dan berani menghadapi tantangan. Kesuksesan tidak hanya diukur dari gelar yang dimiliki, tetapi juga dari karya dan manfaat yang dapat diberikan kepada orang lain," pesannya.

Senada, Wakil Direktur I Bidang Akademik, Ir H Husinsyah MP, mengingatkan bahwa perkembangan dunia menuntut para lulusan untuk terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan.

"Jangan pernah merasa bahwa setelah lulus, proses belajar sudah selesai. Dunia terus berkembang dan kita harus mampu mengikuti perubahan tersebut. Teruslah belajar, tingkatkan keterampilan, dan jangan takut menghadapi hal-hal baru. Jadikan pendidikan yang telah ditempuh sebagai fondasi untuk meraih masa depan yang lebih baik," tuturnya.