Dukung KUHP Nasional, Pemkab Tanah Laut Perkuat Sinergi Lintas Sektor Lewat Kelayan Binter
Sementara itu, Kepala Bapas Kelas I Banjarmasin, Nirhono Jatmokoadi, mengungkapkan bahwa integrasi sosial klien pemasyarakatan sangat bergantung pada keterlibatan aktif pemerintah hingga tingkat desa dan kelurahan.
Saat ini, Bapas Kelas I Banjarmasin ditopang oleh 70 pegawai dengan 35 Pembimbing Kemasyarakatan yang harus menangani sekitar 3.470 klien di lima wilayah kerja, termasuk Kabupaten Tanah Laut.
Lewat keberadaan Kelayan Binter, pendampingan berbasis komunitas diharapkan dapat membantu para mantan warga binaan untuk memperbaiki diri, mencegah residivisme, dan berkontribusi positif bagi lingkungan sekitar.
Hasil dari FGD ini ditargetkan menghasilkan kesepakatan serta langkah nyata yang dapat langsung diterapkan di Kabupaten Tanah Laut. (Wartabanjar.com)