Dukung Kelancaran Operasi Migas, Bupati Tabalong Terima Dua Penghargaan
WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Bupati Tabalong, HM Noor Rifani, menerima dua penghargaan, atas dukungan Pemerintah Kabupaten Tabalong terhadap kelancaran kegiatan industri hulu minyak dan gas bumi (migas).
Penghargaan tersebut diterima H Fani dalam forum Upstream Oil and Gas Executive Meeting Wilayah Kalimantan dan Sulawesi Tahun 2026, yang berlangsung di Hotel Pullman Bandung Grand Central, Jawa Barat, 28–29 Oktober 2026.
Penghargaan pertama diberikan atas dukungan pemerintah daerah, dalam diseminasi keselamatan jalur pipa migas dan kelancaran pengeboran sumur migas di Kabupaten Tabalong.
Penghargaan itu diserahkan oleh General Manager Zona 9 Subholding Upstream Pertamina Regional 3 Kalimantan PT Pertamina Hulu Indonesia, Dadang Soewargono.
Sementara itu, penghargaan kedua diberikan atas dukungan Pemkab Tabalong terhadap kelancaran kegiatan usaha hulu migas.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Manager Communication Relations & Community Involvement and Development (Comrel & CID) Regional 3 PT Pertamina Hulu Indonesia, Donny Indrawan.
Dua penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kontribusi dan kerja sama pemerintah daerah, dalam mendukung kegiatan operasional industri hulu migas di wilayah Tabalong.
Baca Juga: Rayakan Hari Jadi Ke-61 Tabalong, 14 Ribu Porsi Itik Tigarun Gratis Bakal Dibagikan ke Kecamatan
Baca Juga: Diskominfo Tabalong Pantau Respons Publik terhadap Program Pemkab di Tiktok
Bagi Pemkab Tabalong, penghargaan ini juga menjadi momentum koordinasi dengan SKK Migas dan Pertamina agar kegiatan industri migas dapat berjalan berkelanjutan serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dalam forum tersebut, H Fani turut menyampaikan sejumlah aspirasi strategis, mulai dari optimalisasi sumur minyak tua, peningkatan infrastruktur di sekitar fasilitas migas, hingga penyelarasan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dengan prioritas pembangunan daerah.
Ia menilai, peningkatan produksi migas perlu diiringi kolaborasi antara perusahaan dan pemerintah daerah, terutama dalam menjawab kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasi.
“Kita berharap produksi minyak dan gas semakin meningkat. Tentu ini juga menjadi harapan masyarakat di daerah kami dan Indonesia pada umumnya,” tutur H. Fani.