WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Angin kencang melanda kawasan Jalan Karang Anyar 1, RT 043 RW 001, Kelurahan Loktabat Selatan, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru, Minggu (25/10/2026) sore. 

Peristiwa tersebut mengakibatkan pohon tumbang, serta merusak tiga rumah dan satu warung bakso.

Berdasarkan pendataan awal, total kerugian materiil akibat kejadian itu diperkirakan mencapai Rp35 juta. 

Meski sejumlah bangunan mengalami kerusakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Menindaklanjuti kejadian itu, personel Polres Banjarbaru bersama Polsek Banjarbaru Utara dan sejumlah instansi terkait turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan, mengatur arus lalu lintas, serta membantu proses evakuasi dan pembersihan pohon tumbang.

Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda, melalui Kasi Humas IPDA Kardi Gunadi menegaskan, penanganan dampak bencana dilakukan secara terpadu dengan melibatkan instansi terkait, untuk memastikan keselamatan masyarakat dan menjaga kelancaran aktivitas di sekitar lokasi terdampak.

“Prioritas kami adalah memastikan keselamatan masyarakat, mengamankan lokasi kejadian, serta membantu proses evakuasi dan pembersihan material yang mengganggu akses jalan. Kami juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi potensi bahaya lanjutan,” jelasnya.

Baca Juga: Penumpang Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru Naik 800 Orang per Hari

Baca Juga: Bantuan Presiden untuk Korban Karhutla Disalurkan di Banjarbaru, Termasuk Anak Penderita ISPA

Kerusakan terparah dilaporkan terjadi pada Warung Bakso Arjuna 1957. Bangunan tersebut roboh akibat terjangan angin. 

Selain bangunan, meja, kursi, dan papan nama warung turut mengalami kerusakan. Kerugian pada tempat usaha itu diperkirakan mencapai Rp20 juta.

Sementara itu, rumah milik Puspa Yeni mengalami kerusakan pada bagian atap dan plafon. Kanopi parkir mobil di rumah tersebut juga terlepas, dengan perkiraan kerugian Rp10 juta.

Rumah milik Heny Yuliani mengalami kerusakan atap dengan kerugian sekitar Rp1 juta. Adapun kanopi rumah milik Bambang Koentoro rusak dengan perkiraan kerugian Rp4 juta.

Dalam proses penanganan di lapangan, kepolisian berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru, PT PLN (Persero) ULP Banjarbaru, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemadam Kebakaran, serta masyarakat setempat.