Meski berhasil melampaui rata-rata nasional, Angga menegaskan capaian tersebut bukanlah akhir dari upaya peningkatan layanan air minum di Kalsel.

Ke depan, Dinas PUPR Kalsel akan berfokus menjaga pemutakhiran data secara berkelanjutan, menjadikannya dasar utama penentuan program, serta mengoptimalkan SPAM yang telah dibangun agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Harapannya, yang dirasakan masyarakat bukan sekadar angka di sistem, tetapi air minum yang aman, cukup, dan terjangkau,” pungkasnya. (Wartabanjar.com/*)