PAM Bandarmasih Fokus Isi Tandon Wilayah Ujung Sungai Lulut, Mayoritas Warga Kembali Dapat Air Bersih
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Kesulitan air bersih akibat masuknya air laut ke sungai tak lagi membelit erat masyarakat Kelurahan Sungai Lulut Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Wilayah perbatasan Banjar dan Kota Banjarmasin ini mulai dialiri air bersih melalui jaringan pipa oleh PT Air Minum (PAM) Bandarmasih.
Lurah Sungai Lulut Syrajudin menerangkan warga di wilayahnya ada yang disuplai air bersih oleh PAM Bandarmasih, ada pula yang menjadi pelanggan PT Air Minum Intan Banjar. Namun yang menjadi pelanggan PT Air Minum Intan Banjar hanya kompleks perumahan baru.
Baca juga: Karhutla Guntung Damar Banjarbaru Dekat Bandara Makin Membara, Luas Terbakar Diperkirakan 25 Hektare
Dari 27 rukun tetangga (RT), mayoritas merupakan pelanggan PAM Bandarmasin. Para pelanggan sempat kesulitan air bersih dan bahkan mendapat air asin akibat masuknya air laut ke sumber air baku PAM Bandarmasih.
Namun kini dari semua RT, tinggal RT 16 yang masih kesulitan air bersih. "Mungkin karena lokasinya di ujung," kata Syrajudin, yang saat dihubungi Habarpam.com pada Selasa (20/10/2026) siang berada di kantornya.
Membijaksanai hal ini, PAM Bandarmasih, yang dipimpin Direktur Utama (Dirut) Zulbadi, memindah empat tandon bantuan di RT 9 ke RT 16. Suplai air menggunakan armada tangki pun tetap digiatkan.
Oleh karena baru tiga bulan menjabat sebagai Lurah Sungai Lulut, mantan pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar ini mengaku masih mendata warganya yang kesulitan air bersih.
Komunikasi dengan ketua RT pun dilakukan Syrajudin, termasuk dengan Ketua Forum RT Kelurahan Sungai Lulut, Majedi.
Majedi, yang tengah berada di kantor lurah, menegaskan distribusi air bersih dari PAM Bandarmasih di Sungai Lulut mulai lancar. Hal ini berlangsung sejak sekitar tiga minggu lalu.