WARTABANJAR.COM, ARANIO - Jenazah Muhammad Fahran, yang tenggelam di Waduk Riam Kanan, Desa Bunglai, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, telah dikebumikan pihak keluarga, Jumat (9/10/2026).

Jasadnya ditemukan pada Jumat pagi.

Kasi Humas Polres Banjar AKP Alfian Noor menjelaskan Fahran diketahui pihak keluarga berangkat mencari ikan menggunakan jukung pada Rabu (7/10/2026) malam. 

Baca juga: Antrean Biosolar Mengular Lagi di Banjarmasin, Pertamina: Penambahan Kuota Tergantung Pemprov Kalsel

Baca juga:Tangan Kaki Bara Juga Melepuh, Diselamatkan Tim Konservasi Orang Utan di Lokasi Karhutla Kobar Kalteng

Ia sempat terlihat warga bernama Abdiansyah berada di perahu seorang diri.

"Kamis (8/10/2026) sekitar pukul 01.30 Wita, saksi melihat korban masih berada di jukung seorang diri,” kata Alfian, Jumat.

Namun sekitar pukul 03.00 Wita, Abdiansyah hanya melihat boks ikan dan senter milik Fahran mengapung.

“Oleh karena heran tidak melihat Farhan, saksi menghubungi paman korban dan bersama-sama melakukan pencarian,” ungkap Alfian.

Pencarian kemudian mengarah ke sekitar lokasi ditemukannya boks ikan dan senter . 

Jukung yang digunakan Fahran ditemukan tidak jauh dari lokasi .

Alfian mengatakan, pencarian terus dilakukan bersama keluarga dan warga hingga akhirnya korban ditemukan pada Jumat pagi.

“Sekitar pukul 05.30 Wita, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” ujarnya.

Pencarian tersebut melibatkan personel Polsek Aranio, Posramil Aranio, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banjar, Tim Rakat bersama Borneo Rescue, Basarnas, serta masyarakat Kecamatan Aranio.

“Keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan visum,” pungkas Alfian. (wartabanjar.com)