WARTABANJAR.COM, BARABAI – Kebakaran di Desa Mahang Sungai Hanyar, Kecamatan Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kamis (08/10/2026) sore. Tidak hanya menghanguskan empat rumah, tetapi juga menyebabkan seorang warga mengalami luka bakar.

Korban bernama Muhammad Ikhtiar mengalami luka bakar pada bagian tangan kanan, dan telah dievakuasi ke Rumah Sakit H Damanhuri Barabai untuk mendapat penanganan medis.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 15.22 Wita di RT 006/RW 003. Dari empat rumah yang terdampak, tiga masih ditempati warga, sedangkan satu lainnya dalam kondisi kosong.

Kasi Kedaruratan BPBD dan Damkar HST, Fitriadinoor, mengatakan seluruh bangunan yang terbakar mengalami kerusakan 100 persen.

“Api sudah padam sepenuhnya. Dalam kejadian ini ada satu warga yang mengalami luka bakar di bagian tangan kanan, dan sudah dievakuasi ke Rumah Sakit H Damanhuri Barabai,” kata Fitriadinoor.

Rumah milik Jumrain menjadi salah satu bangunan yang terbakar. Rumah kayu tersebut dihuni satu KK dengan empat jiwa. Selain bangunan ludes, dokumen milik keluarga juga ikut terbakar.

Di rumah tersebut juga terdapat satu anak yang masih sekolah di SMAN 8 Barabai, kelas 11.

Baca Juga: Tim STBM Award Provinsi Kalsel Laksanakan Verifikasi Lapangan di HST

Baca Juga: Pemkab HST Bakal Dirikan Dua BUMD, Bidik Usaha Pangan dan Energi

Rumah lainnya milik Rahmadi, dihuni satu KK dengan lima jiwa. Bangunan berbahan kayu itu juga terbakar 100 persen dan dokumen keluarga ikut terbakar. 

Anak sekolah dari keluarga tersebut duduk di kelas 5 SDN Mahang Sungai Hanyar.

Api juga menghanguskan rumah Fatimah yang dihuni satu KK dengan dua jiwa. Rumah semi permanen tersebut terbakar seluruhnya, dan dokumen di dalamnya turut terdampak.

Sementara satu rumah kosong milik Misrah, istri Rahmadi, juga ikut terbakar. Bangunan yang terbuat dari kayu tersebut ludes dilalap api.

Penanganan kebakaran melibatkan TRC BPBD dan Damkar HST, TNI, Polri, PLN, BPK/PMK HST Balakar 654, relawan gabungan, aparat desa dan masyarakat.

Petugas kemudian berhasil mengendalikan api hingga dinyatakan padam 100 persen.