Dispersip Tabalong Jemput Bola untuk Tingkatkan Budaya Literasi ke 17 Sekolah
WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, terus mendorong budaya literasi di kalangan pelajar melalui Gerakan Literasi Sekolah.
Program tersebut dilaksanakan dengan sistem jemput bola. Tim Dispersip mendatangi langsung sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi literasi kepada para siswa.
Kepala Dispersip Tabalong, Norhayati, mengatakan Gerakan Literasi Sekolah telah masuk dalam rencana anggaran 2026.
Program itu menyasar 17 sekolah yang terdiri dari jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).
“Gerakan Literasi Sekolah merupakan agenda Perpustakaan dalam memberikan informasi akan pentingnya literasi, bagi para siswa di wilayah Kabupaten Tabalong sekaligus sebagai wujud pemerataan budaya baca dan literasi perpustakaan,” ujar Norhayati, Kamis (08/10/2026).
Dikatakannya, sistem jemput bola dilakukan agar edukasi literasi dapat menjangkau lebih banyak sekolah sekaligus mendorong pemerataan budaya baca di kalangan pelajar.
Materi yang diberikan tidak hanya berkaitan dengan minat baca, tetapi juga pengetahuan terkini, literasi digital, serta motivasi untuk mengembangkan kemampuan dan potensi diri.
Baca Juga: Pemkab Tabalong Kucurkan Rp15 Miliar untuk Seragam dan ATK Gratis, Libatkan 677 Penjahit Lokal
Baca Juga: Adaro Spectapreneur 2026 Jadikan UMKM Tabalong Tumbuh Inovatif dan Naik Kelas
Norhayati mengatakan, peningkatan literasi pelajar menjadi salah satu perhatian Dispersip Tabalong, untuk menyiapkan sumber daya manusia yang lebih berkualitas di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dalam pelaksanaannya, Dispersip Tabalong juga berkolaborasi dengan komunitas literasi dan Duta Baca Kabupaten Tabalong.
Keterlibatan komunitas dan Duta Baca diharapkan dapat memperluas jangkauan Gerakan Literasi Sekolah, sekaligus memberikan inspirasi kepada pelajar agar lebih aktif membaca, belajar, dan memanfaatkan berbagai sumber informasi. (wartabanjar.com)