Dukungan terhadap pengelolaan destinasi juga datang dari pihak lain. Di Desa Tiwingan Lama, PLTA Ir PM Noor turut memberikan dukungan melalui program CSR, salah satunya berupa penyediaan tempat sampah dan fasilitas pendukung lainnya.

Zulfani menilai, dukungan tersebut penting karena pengelolaan destinasi tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak. 

Pemerintah, desa, masyarakat maupun pihak lain perlu berjalan bersama, agar pengembangan wisata di Tiwingan Lama dapat terus berlanjut.

“Ini kerja sama antara pemerintah, desa, dan masyarakat. Kita terus berupaya supaya kawasan wisata ini bisa dikelola dengan baik,” pungkasnya. (wartabanjar.com)