Petani Cabai Banjarbaru Andalkan Sumur Bor Saat Kemarau Panjang
Ukuran Huruf:
Heri mengatakan, kelompok tani di wilayahnya cukup aktif berkomunikasi. Jika ada program bantuan dari pemerintah melalui dinas pertanian, informasi tersebut dapat disampaikan kepada para petani.
Namun, menurutnya, kebutuhan yang paling dirasakan petani saat kemarau adalah ketersediaan sumber air.
“Kalau wilayah sini yang perlu dibantu pasti sumur bor,” katanya.
Selain sumur bor, petani juga membutuhkan alat pertanian, terutama alat untuk mengolah lahan dan membantu proses budidaya sayuran.
“Selain itu perlu seperti alat bajak yang bisa buat sayuran,” ujarnya.
Bagi Heri, ketersediaan air menjadi salah satu kunci agar petani tetap dapat mempertahankan tanaman selama musim kemarau, sembari menunggu hujan kembali membasahi lahan. (Wartabanjar.com)