Dengan dibukanya kembali jalur tersebut, pendaki yang ingin menuju puncak Halau-Halau diminta mempersiapkan perjalanan, sekaligus memahami aturan yang berlaku. 

Pendakian tetap dapat dilakukan, tetapi aktivitas wisata harus berjalan seiring dengan penghormatan terhadap adat dan pemeliharaan kawasan Meratus. (wartabanjar.com)