WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong, Kalimantan Selatan, menyalurkan bantuan pangan kepada eks karyawan PT Bumi Bagas Persada (BBP) yang memiliki KTP Tabalong.

Bantuan tersebut diberikan, sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kondisi eks karyawan PT BBP, yang hingga kini masih menghadapi persoalan terkait pembayaran gaji.

Bantuan yang disalurkan berupa lima kilogram beras dan telur. Bantuan kebutuhan pokok itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan para eks karyawan bersama keluarganya.

Salah seorang eks karyawan PT BBP, Windrianto, menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Tabalong atas perhatian yang diberikan.

Ia berharap, pemerintah daerah juga terus memberikan dukungan agar persoalan pembayaran gaji, yang menjadi hak para eks karyawan dapat segera diselesaikan.

"Terima kasih kepada Pemkab atas kepeduliannya kepada kami. Kami berharap hak kami terkait gaji, kami minta dukungannya agar segera dibayarkan," ujar Windrianto pada wartabanjar.com, Sabtu (12/09/2026).

Sementara Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemkab Tabalong kepada eks karyawan PT BBP, yang merupakan warga Tabalong.

Baca Juga: CFD Perdana di Jalan Nan Sarunai Tabalong Libatkan UMKM, Pemkab Siapkan 800 Porsi Makanan Gratis

Baca Juga: Empat Pejabat Polres Tabalong Berganti, Kapolres Minta Tingkatkan Pelayanan

Meski bantuan yang diberikan nilainya tidak besar, diharapkan tetap dapat memberikan manfaat bagi para penerima.

"Meski nilainya tidak seberapa, mudah-mudahan bantuan ini bisa memberikan manfaat bagi bapak dan ibu sekalian," kata H Fani sapaan akrabnya.

Selain menyalurkan bantuan pangan, Pemkab Tabalong juga terus memantau perkembangan proses lelang, yang berkaitan dengan penyelesaian persoalan PT BBP.

H Fani berharap, proses tersebut dapat segera rampung sehingga persoalan yang dihadapi eks karyawan, termasuk terkait gaji yang belum dibayarkan perusahaan, dapat menemukan penyelesaian.

"Saya kira kita terus berupaya seperti yang disampaikan kemarin. Dari sisi yang lain yaitu terkait dengan pemantauan proses lelang, mudah-mudahan kita berdoa saja September ini sudah clear semua proses lelang," ujar H Fani.