Untuk mempermudah jangkauan nelayan, PT Pertamina Patra Niaga menunjuk 13 titik penyaluran resmi di Kabupaten Tanah Laut, yang terdiri dari 3 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBUN) dan 10 SPBU umum.

Nelayan dapat mencairkan jatah BBM dengan membawa surat rekomendasi ber-barcode untuk diverifikasi di lokasi.

Manfaat dari tambahan kuota solar ini dirasakan langsung oleh nelayan tangkap di lapangan.

Seperti yang diungkapkan oleh Jumani, nelayan asal Desa Tanjung Dewa, yang mengaku jatah alokasi BBM hariannya mengalami peningkatan drastis.

“Saya Jumani, nelayan Desa Tanjung Dewa, mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Tanah Laut dan DKPP yang sudah memperjuangkan tambahan solar untuk kami para nelayan. Sebelumnya kami mendapat 50 liter, sekarang menjadi 104 liter. Tambahan ini sangat membantu kami untuk memenuhi kebutuhan BBM saat melaut,” ungkap Jumani.

Pemerintah Kabupaten Tanah Laut berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak guna menjaga kelancaran distribusi BBM solar bersubsidi.

Kemudahan pelayanan rekomendasi ini diharapkan mampu mendongkrak produktivitas, menjaga keberlanjutan sektor perikanan tangkap, dan meningkatkan kesejahteraan nelayan lokal. (Wartabanjar.com/*).