WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Sebanyak 13 unit sepeda motor diamankan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tabalong saat patroli antisipasi balap liar di Jalan Nan Sarunai, Desa Tanta Hulu, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.

Patroli tersebut digelar pada Rabu (2/9/2026) malam hingga Kamis (3/9/2026) dini hari sebagai upaya menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Selain Jalan Nan Sarunai, petugas juga menyasar sejumlah lokasi yang dinilai rawan menjadi tempat aksi balap liar, yakni Jalan Stadion dan Jalan Ir. P. H. M. Noor, Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak.

Kegiatan tersebut dipimpin Kasat Lantas Polres Tabalong AKP Oki Hermawan.

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo mengatakan, patroli dilakukan secara mobile dengan memantau aktivitas masyarakat dan pengguna jalan.

"Patroli ini sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi aksi balap liar yang dapat membahayakan keselamatan pengendara maupun pengguna jalan lainnya," ujar Heri.

Baca Juga Tiga Tersangka Pembunuhan Penata Rias di Kelurahan Jawa Kabupaten Banjar Diringkus, Ada Perempuannya

Baca Juga Api Kembali Muncul di Kebakaran Jalan Pandu Banjarmasin, Jago Merah Sempat Membara di Tumpukan Kapuk

Dalam patroli tersebut, petugas menemukan 13 unit sepeda motor di Jalan Nan Sarunai yang diduga akan digunakan untuk aksi balap liar.

Polisi juga mendapati para pengendara tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Sebagian besar pengendara diketahui masih berstatus pelajar tingkat SLTP dan SLTA.

Kondisi tersebut menjadi perhatian kepolisian karena aktivitas berkendara tanpa SIM, terlebih pada usia pelajar, berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Heri mengatakan, patroli juga dilakukan untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang dapat ditimbulkan dari aktivitas balap liar.

Kasat Lantas Polres Tabalong mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak melakukan balap liar maupun berkendara dengan cara yang membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Polisi juga meminta para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, terutama yang masih berstatus pelajar.