WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Imbauan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Farhanie, SP, MM, Selasa (1/9/2026).

Masyarakat diajak bersama-sama mencegah karhutla dengan tidak membuka lahan menggunakan cara membakar, membuang puntung rokok sembarangan, maupun menyalakan api di kawasan hutan dan lahan kering.

Masyarakat juga diminta memastikan api benar-benar padam setelah digunakan.

Jika menemukan asap atau titik api, warga diimbau segera melaporkannya kepada Damkar, BPBD, Manggala Agni, TAGANA, Pelopor Perdamaian maupun pemerintah desa atau kelurahan setempat.

Dinsos Kalsel juga mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri melakukan pemadaman apabila api sudah membesar.

Keselamatan warga harus menjadi prioritas dan penanganan dilakukan oleh petugas yang memiliki peralatan serta kemampuan khusus.

Baca Juga Polres HST Sita 118 Gram Sabu dari 11 Kasus, Amankan 12 Tersangka Selama Agustus 2026

Baca Juga Kabut Asap Makin Pekat, Kemenag Tabalong Gelar Salat Istisqa

Kepala Dinsos Kalsel menegaskan, karhutla bukan hanya merusak ekosistem dan habitat satwa, tetapi juga dapat menimbulkan kabut asap yang membahayakan kesehatan, mencemari lingkungan serta menimbulkan kerugian ekonomi.

Imbauan tersebut dikemas dalam pesan “Cegah Api, Selamatkan Bumi”, dengan semangat TAGANA “Tetap Semangat, Tetap Sehat” dan “Kerja Tuntas, Tanpa Batas.”

Melalui imbauan ini, Dinsos Kalsel mengajak seluruh masyarakat berperan aktif mencegah karhutla.

Api kecil yang diabaikan dapat menjadi bencana besar. (Wartabanjar.com)