CFD Perdana Tanah Bumbu Resmi Digelar, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal
Selain olahraga dan kegiatan ekonomi, aspek lingkungan turut menjadi perhatian dalam CFD perdana.
Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mengapresiasi edukasi pengelolaan sampah, yang dilaksanakan bersama BSI Bang Julpikars, sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Melalui program Bank Sampah Induk dan Unit Sumbang, Jual, Pilah, dan Tukar Sampah, masyarakat diajak mengubah cara pandang terhadap sampah.
Sampah tidak hanya dipandang sebagai sesuatu yang harus dibuang, tetapi dapat dipilah, dikelola, didaur ulang, dan memiliki nilai ekonomis.
Yulian berharap kegiatan edukasi tersebut dapat mendorong masyarakat membangun kebiasaan baru dalam mengelola sampah.
Pengurangan sampah, pemilahan dari sumbernya, serta menjaga kebersihan lingkungan, dinilai membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Lingkungan yang bersih dan sehat bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Sebagai kegiatan perdana, pelaksanaan CFD akan menjadi bahan evaluasi Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu untuk penyelenggaraan berikutnya.
Pemerintah daerah berkomitmen agar kegiatan tersebut dapat dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan, dengan terus melakukan penyempurnaan sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.
Melalui CFD perdana ini, Bupati Tanah Bumbu melalui Sekretaris Daerah Yulian Herawati mengajak masyarakat menjadikan kegiatan tersebut, sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan ruang kebersamaan.
Bertepatan dengan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, CFD diharapkan menjadi awal gerakan bersama untuk mewujudkan Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab, dengan masyarakat yang sehat, produktif, peduli lingkungan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. (Wartabanjar.com)