​"Kami melaporkan kegiatan hadir di Tanah Laut yang pertama adalah melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, dan yang kedua adalah sosialisasi penerimaan mahasiswa baru," jelasnya.

​Agus menerangkan, mekanisme RPL memungkinkan masa studi ASN terpotong secara signifikan dibanding jalur reguler.

Keunggulan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para ASN maupun masyarakat Tanah Laut untuk menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

​"Untuk program S1, waktu tempuhnya hanya 1 hingga 1,5 tahun. S2 yang biasa 2 tahun bisa ditempuh dalam 1 tahun, dan S3 yang biasa 3 tahun juga dapat dipercepat. Program ini berlaku bagi yang sudah bekerja," paparnya.

​Rektor Unjani berharap kolaborasi ini menjadi pijakan awal lahirnya sumber daya manusia unggul dari Tanah Laut yang siap berkontribusi pada pembangunan daerah.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan teknis sosialisasi pendaftaran dan diskusi interaktif bersama para peserta. (Wartabanjar.com/*).