WARTABANJAR.COM, BARABAI – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) diproyeksikan meningkat menjadi Rp261,55 miliar, dalam Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Proyeksi tersebut disampaikan Bupati HST Samsul Rizal, saat menyampaikan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2026, dalam rapat paripurna DPRD HST di Barabai, Rabu (12/08/2026).

Samsul Rizal mengatakan, perubahan KUA-PPAS diperlukan untuk menyesuaikan sejumlah asumsi dan proyeksi fiskal, yang berubah selama pelaksanaan APBD 2026.

“Perubahan kebijakan ini dilakukan karena ada beberapa asumsi maupun proyeksi yang mengalami perubahan, selama perjalanan pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2026, sehingga perlu dilakukan penyesuaian,” ujar Samsul Rizal.

Dalam rancangan perubahan tersebut, pendapatan daerah diproyeksikan sebesar Rp1,74 triliun. Angka ini mengalami penyesuaian dari proyeksi awal sebesar Rp1,76 triliun.

Di sisi lain, PAD justru diproyeksikan naik menjadi Rp261,55 miliar. Pendapatan transfer juga mengalami peningkatan hingga Rp1,46 triliun.

Samsul Rizal mengatakan, penyesuaian anggaran dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan pelaksanaan APBD, serta kebutuhan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga: Pasar Murah Jelang Maulid Digelar di 9 Desa di HST, Catat Jadwalnya

Baca Juga: Remaja 16 Tahun Dapat Sanksi 10 Tahil Usai Unggah Ujaran Kebencian terhadap Dayak Meratus HST

Menurutnya, realokasi anggaran diperlukan agar program yang telah direncanakan tetap dapat berjalan efektif, sekaligus menyesuaikan kebutuhan yang muncul sepanjang tahun anggaran.

“Realokasi anggaran dilakukan agar pelaksanaan program pembangunan tetap berjalan efektif, sesuai kebutuhan masyarakat serta mampu mengakomodasi dinamika yang terjadi selama tahun anggaran berlangsung,” katanya.

Perubahan KUA-PPAS tersebut juga mencakup penyesuaian pada belanja dan pembiayaan daerah, termasuk penambahan maupun pengurangan pagu sejumlah program, pergeseran belanja serta pemenuhan kewajiban pemerintah daerah.

Bupati berharap, pembahasan bersama DPRD berjalan lancar sehingga perubahan APBD dapat segera ditetapkan, dan pelaksanaan program pembangunan serta pelayanan masyarakat dapat dilanjutkan secara efektif. (wartabanjar.com/*)