Bupati Apresiasi KKN ULM Gagas Program Kabupaten Tanah Bumbu ASRI
WARTABANJAR.COM, BATULICIN - Kerjasama Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mendapat apresiasi Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif.
ULM, jelasnya secara konsisten menunjukkan perhatian terhadap perkembangan Kabupaten Tanah Bumbu melalui berbagai program pengabdian kepada masyarakat.
“Sungguh membanggakan bahwa sinergisitas antara Pemkab Tanbu dan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin terjalin dengan sangat luar biasa baik melalui berbagai program yang ada,” ujarnya, saat acara penarikan peserta sekaligus ekspose Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Lingkungan Hidup Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Tahun 2026 yang digelar di Joglo Merah Putih, Bandara Bersujud, Senin (10/8/2026) malam.
Menurutnya perhatian ULM tidak hanya mencakup aspek pembangunan, tetapi juga menyentuh dinamika sosial, tradisi, budaya, serta kehidupan masyarakat di desa-desa.
Pada pelaksanaan KKN kali ini, sebanyak 300 mahasiswa ditempatkan di 19 desa yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Tanah Bumbu.
Baca Juga Profil Kajati Baru Kalsel Sukarman Sumarinton, Dilantik Jaksa Agung di Jakarta
Baca Juga Mengaku Kesal Jadi Bahan Olokan, Karyawan Outsourcing Diskominfo Kukar Bakar Ruang Rapat
Para mahasiswa melaksanakan berbagai program pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan tema KKN yang diusung.
Atas kontribusi tersebut, Andi Rudi Latif menyampaikan apresiasi kepada Rektor, civitas akademika, serta seluruh mahasiswa ULM yang telah berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Universitas Lambung Mangkurat beserta seluruh civitas akademika, termasuk adik-adik mahasiswa yang telah bersama-sama mendukung berbagai program unggulan di Kabupaten Tanah Bumbu,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Andi Rudi Latif juga mengapresiasi tema KKN yang mengangkat isu penanganan sampah melalui program “Kabupaten Tanah Bumbu ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), salah satunya melalui Gerakan Aksi Pilah dan Olah Sampah dari Sumbernya.
Menurutnya, persoalan sampah merupakan salah satu tantangan yang membutuhkan keterlibatan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk perguruan tinggi.