Dari penelusuran Wartabanjar.com, Minggu (19/7/2026), salah satu yang terparah berada di sekitar muara Gang Gusti Seman. 

Kendati amblesnya jalan belum meretakan aspal, tampak bagian tepi sudah terkikis yang diduga akibat hantaman arus Sungai Martapura.

Lapisan tanah di bawah aspal terlihat jelas ,dan dalam keadaan menganga lebar seperti gua.

Di sekitarnya material tanah dan bebatuan berserakan, sehingga dari sisi tersebut bagian aspal terlihat menggantung.

Sejumlah kendaraan tampak mengurangi kecepatan saat melewati ruas jalan yang mengalami penurunan ini.

Ida, warga yang juga berjualan buah-buahan dekat titik tersebut, mengatakan sudah lama kondisi jalan tersebut rusak.

"Kapan awal rusaknya kurang tahu, tapi sudah lama," katanya. (wartabanjar.com)