WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di wilayah Pengayuan, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan  pada Sabtu (1/8/2026).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan bersama Satgas Darat, Satgas Udara, TNI, Polri, Manggala Agni, Dinas Sosial, serta sejumlah instansi terkait melakukan pemadaman.

Total luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 15 hektare. 

Hal ini diungkapkan Kepala Subbid Kesiapsiagaan Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, Ariansyah. 

Hingga siang hari, kondisi api telah berhasil dikendalikan meski proses pembasahan masih terus dilakukan untuk mencegah munculnya titik api baru.

“Hari ini kita melaksanakan penanganan kebakaran lahan di daerah Pengayuan. Luas yang terdampak diperkirakan sekitar 15 hektare. Pemadaman dilakukan secara gabungan bersama Manggala Agni, TNI, Polri, BPBD, Dinas Sosial, serta unsur lainnya,” ujarnya.

Baca Juga Pria Meninggal Dunia di Sungai Martapura Diduga Kelelahan Berenang

Baca Juga: Polisi Selidiki Dugaan Orang Tenggelam di Kawasan Menara Pandang Banjarmasin

Menurut Ariansyah, upaya pemadaman di darat diperkuat dengan dukungan dua unit helikopter water bombing yang menyasar titik-titik api yang sulit dijangkau oleh personel darat.

“Satgas Udara membantu dengan dua helikopter water bombing yang beroperasi untuk menjangkau area-area yang lebih jauh dan belum dapat diakses oleh Satgas Darat,” katanya.

Ia menjelaskan, titik api mulai terpantau sekitar pukul 10.00 Wita. Kobaran api kemudian meluas sekitar pukul 11.00 Wita sebelum akhirnya berhasil dikendalikan menjelang siang.

“Perkiraan titik api mulai muncul sekitar pukul 10 pagi, kemudian meluas sekitar pukul 11. Alhamdulillah hingga sekitar pukul 12 siang kondisi sudah bisa dikendalikan, namun saat ini masih dilakukan pembasahan dan penanganan di bagian tengah lahan,” jelasnya. (Wartabanjar.com/MC Kalsel/*)