Sukses Naikkan Peringkat, Pemkab Tanah Laut Kucurkan Bonus Jutaan Rupiah untuk Kafilah MTQN ke-37
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI- Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Pemkab Tala) memberikan bonus uang jutaan rupiah dan hadiah umrah sebagai apresiasi untuk keberhasilan kafilah setempat menembus peringkat delapan besar pada Musabaqah Tilawatil Qur'an Nasional (MTQN) XXXVII tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
Penghargaan tersebut diberikan di Gedung Sarantang Saruntung, Pelaihari, Kamis (16/7/2026), menyusul keberhasilan Kabupaten Tala menaikkan prestasi daerah dari peringkat ke-10 pada tahun sebelumnya menjadi peringkat ke-8 se-Provinsi Kalsel pada ajang yang digelar di Kabupaten Barito Kuala pada Juni lalu.
Sekretaris Daerah (Sekda) Tala, Ismail Fahmi, yang hadir mewakili Bupati Rahmat Trianto, menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa bangga kepada seluruh kafilah yang telah mengharumkan nama daerah.
"Prestasi ini bukan sekadar tentang meraih piala, tetapi menjadi bukti nyata dedikasi, kerja keras, dan kecintaan terhadap Al-Qur'an. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa Tala memiliki sumber daya manusia yang unggul, religius, dan berdaya saing," ujar Sekda saat membacakan sambutan Bupati.
Pemerintah daerah berharap bonus yang diserahkan kepada peraih juara 1 sampai 3 maupun juara harapan ini dapat menjadi stimulan yang efektif untuk terus mengasah kemampuan di ajang-ajang berikutnya.
"Yang belum berhasil jangan berkceil hati, jadikan pengalaman untuk mengasah kemampuan diri," kata Sekda.
Selain itu, Sekda mendesak LPTQ agar melakukan evaluasi menyeluruh serta memperkuat kaderisasi sejak dini dari tingkat kecamatan hingga desa demi menanamkan esensi Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
BACA JUGA: Kafilah MTQ Tanah Laut Resmi Dilepas, Siap Ukir Prestasi dan Tebarkan Nilai Qur'ani
BACA JUGA: Wakil Bupati Tanah Laut Lepas 117 Anggota Kafilah Menuju MTQ Kalimantan Selatan 2026
Sementara itu, Ketua 1 LPTQ Tala yang juga Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Tala, Wahyudi, membenarkan adanya lompatan performa dari para peserta ini yang menurutnya adalah berkat persiapan yang matang.
"Tahun sebelumnya berada di peringkat 10, maka saat MTQN di Barito Kuala di posisi 8. Hal ini bukti proses latihan yg serius berharap tahun depan bs meningkat lagi," lapor Wahyudi.